Tearful Crying Smiley
No title
16:19 | Author:
pada tanggal 14 Agustus kemarin, aku dan dia memutuskan untuk menjalin kembali hubungan yang pernah kandas. yah tau sendiri lah bahagianya seperti apa. dan mulailah kembali membenahi komitmen yang pernah ada. aku senang bisa kembali padanya, bisa kembali merasakan gejolak emosi yang ada. perlu diingat, emosi bukan hanya merupakan istilah yang dikaitkan dengan perasaan marah. bagiku emosi merupakan perasaan seseorang yang ditujukan kepada orang lain atau terhadap sesuatu. ya bagiku, emosi antara aku dan dia itu berada pada kisaran antara senang dan sedih.


emosiku sedang kacau balau, disisi lain aku yakin hubungan ini serius. tapi dilain hal, aku ragu. dia masih saja egois. masih saja tak menepati janji, komunikasi pun minim.


hari minggu kemarin dia hubungi aku, katanya dua hari ini dia libur. jadi bisa menghabiskan waktu luangnya denganku. aku senang sekali. jarang-jarang dia punya waktu luang untukku. apalagi dia bekerja di salah satu penerbangan indonesia yang memiliki jam terbang padat.


ketika ia menghubungiku, ia sedang berada di Lombok. katanya ia akan sampai di jakarta jam 9 pagi. karena telah janji akan bertemu denganku, makanya aku siap-siap. jam 9 pagi aku sudah rapih lah, tinggal berangkat aja kalo aku dijemput. 


jam 10 belum juga datang, mungkin sedang macet dijalan. jam 11 belum datang mungkin ada sesuatu yang harus dia kerjakan. sampai sore hari aku tunggu dia juga tak datang. menghubungiku pun tak sama sekali. setidaknya, kalaupun tidak jadi bertemu, ya aku masih menanti telp atau sms kabar darinya. hingga aku lelah menunggu dia pun tak datang juga.


keesokan harinya, dia telp aku. aku tanya kenapa kemarin tak jadi pergi, dia jawab sedang sibuklah, ada yang harus diurus. aku mencoba untuk mengerti, apalagi HPnya dia masih rusak jadi masih sulit untuk menghubungiku. kali ini dia janji akan bertemu denganku. kami akan pergi ke glodok untuk mengambil HPnya yang sedang dibetulkan. sekalian ngabuburit dan buka puasa bersama.


dia minta waktu untuk tidur, sebab katanya dia belum tidur sejak 2 hari lalu. kembali mencoba mengerti, memahami dan merasakan rasa lelah yang ia rasakan, makanya aku membiarkannya tertidur dulu. aku tak menetapkan jam untuk bertemu, sebangunnya dia aja.


disisi lain, aku pun punya tanggungjawab di kampus, harus mengurus propesa (ospek) untuk para mahasiswa baru. aku mengurus administrasi, keperluan, dll sampai jam 2 siang. dan sampai jam itu pula dia belum mengabari aku. pulas sekali kau tertidur yan. sementara teman2 sudah pada pulang, dan aku masih menunggunya di kampus.


jam 3 aku mencoba menelponnya, karena aku pikir perjalanan ke glodok akan memakan banyak waktu. belum lagi macet dan jarak yang jauh. aku sms, aku telp ga ada yang direspon, mungkin dia memang masih tertidur. jam 4 aku coba lagi, tetap tak ada jawaban. sampai akhirnya aku berbuka puasa tanpa dirinya. dan masih menunggunya di kampus SAMPAI ISYAAAA!!!!!!

This entry was posted on 16:19 and is filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments: