Waktu hanya suatu ukuran yang tak mampu memisahkan ingatan dan kenangan yang pernah terjadi. Seketika kenangan itu datang.. MemuncuLkan rasa sedih yang mendalam. Ramadhan sejak bertahun-tahun lalu terasa berbeda. tak ada lagi dia. entahlah, sejak ia pergi semuanya terasa beda. tak ada lagi semangat yang kupunya. begitu juga dengan bulan Ramadhan tahun ini. aku beribadah karena Allah ta'ala, tapi setidaknya ada seseorang yang dapat mengisi kekosongan jiwaku ini.
terkadang ku merasa, mengharapkannya hanya akan membuatku menjadi seorang pemimpi. bertahun-tahun aku menantinya, tapi dia tak juga datang. dia itu seperti pelangi. warnanya indah, menyejukkan hati, tetapi sulit ditemui, hanya bisa terjadi jikalau Tuhan menghendaki.
This entry was posted on 17:52 and is filed under
cerita
,
cinta pertama
,
pelangi
. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
0 comments: